الأحد، 21 أبريل 2013

HIDUP BERAGAMA DI HADAPAN MASALAH PERUSAKAN LINGKUNGAN YANG MAKIN LUAS DAN MENGANCAM HIDUP BERSAMA SECARA LOKAL DAN GLOBAL



 
PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP Hidup beragama di hadapan masalah perusakan lingkungan hidup yang makin luas dan mengancam kelangsungan hidup bersama secara lokal dan global Zaman ini adalah zaman globalisasi, kehidupan manusia berlangsung dinamis mengikuti perubahan yang terjadi di dalam masyarakat nya. Masyarakat yang dimaksud bukan saja secara local namun juga secara global. Seolah olah segala sesuatu yang terjadi disuatu tempat terjadi begitu cepat sehingga di berbagai belahan dunia merasakan perubahan dan perkembangan zaman. Di negara kita indonesia, ditengah-tengah perkembangan zaman yang semakin maju berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai menginginkan perubahan besar-besaran termasuk dalam bidang industrialisasi yang tidak terelakkan atas tuntutan setiap orang dalam merubah kesejahteraan hidupnya. Pandangan masyarakat ini dirangkum dalam sebuah tujuan bangsa bahwa proses industrialisasi harus mampu sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja baru, sumber peningkatan ekspor dan penghematan devisa, penunjang pembangunan daerah, penunjang pembangunan dalam berbagai sektor lainnya sekaligus wahana pengembangan dan penguasaan teknologi. Proses industrialisasi ini sering kali disama artikan untuk pembangunan nasional bangsa namun berbagai dampak yang diakibatkan nya bukan semata-mata menjadi perhatian kita saja namun berdampak bagi kelangsungan hidup manusia secara global. Perubahan yang berorientasi pada pembangunan negara seringkali tidak disadari bahwa itu merupakan salah satu faktor utama dalam perusakan lingkungan, pencemaran lingkungan dan dapat merusak sarana fasilitas alam yang seharus nya tidak dijamah manusia kini telah beralih fungsi menjadi bagian industrialisasi. Kita dapat melihat bahwa pembangunan besar-besaran bukan hanya terjadi di negara-negara berkembang saja seperti di asia tetapi juga dari pembangungan yang dilakukan di berbagai negara maju, inilah yang menunjukkan ketidakadilan bagi negara berkembang seperti indonesia dan negara-negara asia lain nya yang terlihat pada jumlah penduduk miskin yang besar sebagai imbas ketidakadilan di balik pembangunan ini karena semua negara merupakan objek pembangunan yang berkelanjutan. Jika diamati maka dampak dari pembangunan yang tidak efektif terutama adalah transportasi, perusakan hutan, limbah rumah tangga, limbah tambang, dan limbang industri ini adalah salah satu sektor penyebab kerusakan lingkungan dari sebagian kecil disatu negara saja. Dengan satu contoh bahwasanya salah satu fasilitas alam yang seharus nya tidak dijamah oleh manusia dan kini beralih fungsi sebagai penggerak industrialisasi negara adalah proses pengelolaan sumber daya alam yaitu ,pengelolaan hutan yang salah oleh proses industialisasi yang pihak yang tidak bertanggung jawab di dalam nya yang mengeruk keuntungan dengan merusak hutan dan mengambil hasil nya hanya menguntungkan diri mereka sendiri, padahal kita tahu hutan adalah salah satu paru-paru bumi sebagai penghasil oksigen terbesar namun sekarang hutan yang gersang sebagai sarana bencana banjir lebih menyedihkan nya lagi bukan hanya mengambil keuntungan dari hasil hutan banyak para penguasa dalam bidang industrialisasi menggunakan lahan hutan sebagai pusat industrialisasi penghasil bahan baku dan tersier sehingga banyak lahan hutan diberbagai negara mengalami penyusutan. Penyusutan lahan ini juga salah satu akibat dari perhatian para investor yang ingin mendirikan hotel pada lahan perkebunan atau sekitaran daerah pedesaan yang masih memiliki sumber mata air . mereka mengeruk sumber mata air dari hutan dan hanya untuk kepentingan hotelnya saja sehingga masyarakat yag hidup di sekitar nya merasakan kekurangan air dan tidak bisa mengimbangi reboisasi maka dampak-dampak yang ditimbulkan bukan hanya mencakup kerusakan lingkungan saja namun juga pencemaran tanah, udara dan air. Dapatkah kita bayangkan hutan yang seharus nya tempat tinggal hewan-hewan liar dan sebagai sarana kepentingan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari harus berubah fungsi sebagai sarana kepentingan manusia yang akhir nya merugikan banyak pihak. Sekarang masyarakat yang biasanya mendapat penghasilan dari hutan yaitu penghasil rotan kini tetap berada di bawah kemiskinan bahkan yang menjadi imbas penyebab perubahan iklim yang drastis bagi kota-kota besar dalam negara ini adalah akibat dari rusaknya hutan. Dilihat dari sektor lain lebih memungkinkan bahwa terganggu nya kelangsungan hidup manusia kini dirasakan oleh masyarakat global dari emisi gas rumah kaca sebenarnya sangatlah dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pertanian namun perubahan nya dimulai dari semakin banyaknya kegiatan manusia yang memakai rumah kaca sebagai modenisasi model rumah maka semakin banyak nya gas bumi yang terpantul inilah yang semakin tidak baik bagi bumi. Di negara-negara besar biasa nya banyak memakai rumah kaca sebagai model sebuah rumah bahkan dinegara kita sendiri menggunakan model rumah kaca sehingga inilah menimbulkan peningkatan karbon dioksida dan meningkatnya panas bumi maka radiasi dari efek rumah kaca menigkatkan panas bumi dan mempercepat iklim bumi serta mengancam kelangsungan hidup bersama dibumi. kita bisa melihat namun siapa yang bertanggung jawab akan keadaan seperti ini, dengan keadaan seperti ini belum ada satupun atau negara besar dan kuat sekalipun yang dapat menjamin dan mengendalikan dampak perusakan lingkungan akibat penguasaan industrialisasi yang salah . Dengan demikian dimana kita dapat menemukan titik yang menunjukkan, bahwa di dalam TANTANGAN JAMAN yang semakin besar ini, Kita dapat merasakan perkembangan jaman ,ilmu teknologi, modernisasi ,dan industrialisasi yang kerap membawa masyarakat didunia ini benar-benar merasakan kebaikan dari perkembangan jaman ini. Merasakan bahwa selain untuk memajukan perkembangan teknologi dan kenyamanan dalam kehidupan ini tanpa harus mengorbankan kehidupan sesama kita manusia namun dapat memberi kenyamanan bagi kehidupan bersama bahwasanya bukan hanya mendukung perkembangan sebuah negara untuk membenahi perekonomian nya. Tapi apakah Mungkin dengan pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah dengan proses industrialisasi yang sedemikian rupa dapat memastikan hal bahwa kita telah merasakan kemakmuran dinegara ini sudah dapat dinikmati ,? Apakah jumlah rakyat miskin diseluruh dunia sudah terbenahi atau malah sebaliknya ?? Setidak nya dapatkah kita merasakan ketentraman dan kedamaian ??atau justru dunia ini terlihat semakin keras dan menyedihkan ?? . Dan apakah kita bisa mengelakkan diri dari perusakan lingkungan itu sendiri ditengah-tengah perkembangan jaman yang menuntut kita untuk melakukan lebih dari faktor-faktor penunjang kehidupan manusia dibumi ini. TIDAK ADA YANG BISA MENJAMIN BAHWA KITA DAPAT MENGELAKKAN DIRI DARI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG DAPAT MENGANCAM KELANGSUNGAN MANUSIA DI BUMI INI. Dalam keadaan seperti ini dimana kita dapat menemukan panggilan dari dalam diri kita ,darimana kita dapat menyadari dan menumbuhkan rasa nasionalisme kita sebagai manusia yang memiliki keyakinan dan rasa cinta akan bumi ini. Semua orang memiliki landasan yang penting dalam menjalankan hidup nya dimana sebuah negara juga memiliki landasan untuk menjalankan fungsinya utuk menjalankan pembangunan nasional. Di dalam dasar negara kita tepat nya pada sila pertama bahwa “ketuhanan yang maha esa“ merupakan landasan negara ini dalam kehidupan BERAGAMA atau causa prima (yaitu bahwa segala sesuatu nya itu berasal dari tuhan dan kita patut menjunjung tinggi apa yang telah kita terima dari tuhan) merupakan sarana yang memiliki peranan terpenting sebagai landasan moral dan etika dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia, terwujudnya masyarakat Indonesia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin inilah yang dijunjung tinggi negara kita dalam setiap sila pancasila sebagai dasar negara oleh negara kita untuk mewujudkan kehidupan beragama ditengah arus global yang semakin menantang. Karena ditengah arus global yang dialami manusia, membina hubungan antar umat beragama dalam menjalin kerjasama dengan mereka yang berbeda agama didalam ketuhanan yang maha esa dengan ada nya suatu hubungan antar umat beragama kita dapat mengembangkan hubungan kita dengan antar sesama manusia tanpa harus memaksakan kehendak dan keyakinan kita terhadap orang lain serta kebebasan setiap orang dalam menjalankan ibadahnya .perasaan saling menghargai dan menghormati antar sesama akan saling menjamin bahwa dalam tantangan zaman yang semakin besar ini kita masih bisa menjaga hubungan baik dengan sesama tanpa harus mengorbankan rasa ketidak puasan kita karena sikap saling menghargai antar sesama sudah cukup untuk mensyukuri apa yang kita dapatkan Karena Secara garis besar masyarakat adalah objek nyata dan lingkungan adalah subjek utama dalam menjalankan kedua sarana kehidupan masyarakat ,inilah mengapa manusia sangat membutuhkan kesadaran diri. Agar kita mampu membatasi diri ,membatasi diri atas keinginan daging atau keinginan duniawi dan ketidakpuasan. Seperti dalam alkitab yang menyatakan bahwa Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging, mereka yang hidup menurut Roh , memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah. Keinginan ini adalah bahwa manusia memiliki nafsu akan hal-hal yang tidak mudah didapatkan nya bahkan mereka meminta lebih atas apa yang mereka miliki saaat ini. kadang kita tidak mensyukuri atas apa yang telah kita dapatkan bahkan meminta lebih inilah yang mengakibatkan bahwa rasa tidakpuasan manusia mempengaruhi pola hidup nya sehinga dampak nya ialah tidak terkontrolnya keinginan manusia untuk menciptakan hal-hal baru dalam proses industrialisasi dan penguasaan teknologi. Nafsu manusia untuk menciptakan hal-hal baru ini menunjukkan bahwa didunia ini manusia adalah pengendali bumi dan manusia juga yang menjaga bumi. Tapi manusia sering sekali menyalahkan satu sama lain tentang kerusakan alam yang mengakibatkan bencana alam bagi mereka karena mereka sendiri sering tidak menyadari apa yang mereka lakukan telah menunjukkan ketidak sadaran mereka akan apa yang mereka lakukan pada dunia ini, dari hal kecil saja kita dapat melihat bahwa untuk membuang sampah saja kita masih membuang sampah sembarangan dimana saja dan ketika bencana alam terjadi seperti hal nya banjir kita sering menyalahkan proses pembangunan yang terjadi kurang tepat. Lihatlah ketidaksaran ini akankah kita menjadi lebih baik ketika saling menyalahkan. Semua itu bisa kita atasi dengan memulai nya dari diri kita sendri, karena setiap diri seseorang memiliki panggilan dalam diri nya agar dapat membenahi diri. Karena panggilan itu sendiri jauh lebih penting dari sekedar menciptakan dan menyalahkan Ditengah arus kehidupan ini alkitab mengajarkan dan menjadi pedoman kita agar kita tidak lepas dari ajaran nya , apa yang menjadi ajaran nya ,? Apa yang menjadi pedoman nya ? Meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antarumat beragama sehingga tercipta suasana kehidupan yang harmonis dan saling menghormati . keharmonisan antar umat beragama akan lebih menunjukkan bahwa bukan saja didalam sebuah negara ini kita dapat menjalin hubungan yang baik namun antar negarapun kita dapat menjalin hubungan kerjasama yang baik dalam memperbaiki BUMI , memelihara bumi , menjaga bumi. Bukan saja sebagai sarana pemenuhan kebutuhan kita tapi sebagai tempat dimana kita menjalankan perintah allah .( Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah (Ibrani 11:3) ).

الأحد، 10 مارس 2013

Hidup Beragama di Hadapan Masalah Perusakan Lingkungan Hidup yang Makin Luas dan Mengancam Kelangsungan Hidup Bersama Secara Lokal dan Global

PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP

Hidup beragama di hadapan masalah perusakan lingkungan hidup yang makin luas dan mengancam kelangsungan hidup bersama secara lokal dan global  

     Zaman ini adalah zaman globalisasi, kehidupan manusia berlangsung dinamis mengikuti perubahan yang terjadi di dalam masyarakat nya. Masyarakat yang dimaksud bukan saja secara local namun juga secara global. Seolah olah segala sesuatu yang terjadi disuatu tempat terjadi begitu cepat sehingga di berbagai belahan dunia merasakan perubahan dan perkembangan zaman. Di negara kita  indonesia, ditengah-tengah perkembangan zaman yang semakin maju berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai menginginkan perubahan besar-besaran termasuk dalam bidang industrialisasi yang tidak terelakkan atas tuntutan setiap orang dalam merubah kesejahteraan hidupnya. Pandangan masyarakat ini  dirangkum dalam sebuah tujuan bangsa bahwa proses industrialisasi harus mampu sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja baru, sumber peningkatan ekspor dan penghematan devisa, penunjang pembangunan daerah, penunjang pembangunan dalam berbagai sektor  lainnya sekaligus wahana pengembangan dan penguasaan teknologi. Proses industrialisasi ini sering kali disama artikan untuk pembangunan nasional bangsa namun berbagai dampak yang diakibatkan nya bukan semata-mata menjadi perhatian kita saja namun berdampak bagi kelangsungan hidup manusia secara global.

     Perubahan yang berorientasi pada pembangunan negara seringkali tidak disadari bahwa itu merupakan salah satu faktor utama dalam perusakan lingkungan, pencemaran lingkungan dan dapat merusak sarana fasilitas alam yang seharus nya tidak dijamah manusia kini telah beralih fungsi menjadi bagian industrialisasi. Kita dapat melihat bahwa pembangunan besar-besaran bukan hanya terjadi di negara-negara berkembang saja seperti di asia tetapi  juga  dari pembangungan yang dilakukan di berbagai negara maju, inilah yang menunjukkan ketidakadilan bagi negara berkembang seperti indonesia dan negara-negara  asia lain nya yang terlihat pada  jumlah penduduk miskin yang besar sebagai imbas ketidakadilan di balik pembangunan ini karena semua negara merupakan objek pembangunan yang  berkelanjutan.  Jika diamati  maka  dampak dari pembangunan yang tidak efektif terutama adalah transportasi, perusakan hutan, limbah rumah tangga, limbah tambang, dan limbang industri ini adalah salah satu sektor penyebab kerusakan lingkungan dari sebagian kecil disatu negara saja. Dengan satu contoh bahwasanya salah satu fasilitas alam yang seharus nya tidak dijamah oleh manusia dan kini beralih fungsi sebagai penggerak industrialisasi negara adalah  proses pengelolaan sumber daya alam yaitu ,pengelolaan hutan yang salah oleh proses industialisasi yang pihak yang tidak bertanggung jawab di dalam nya yang  mengeruk keuntungan dengan merusak hutan dan mengambil hasil nya hanya menguntungkan diri mereka sendiri, padahal kita tahu hutan adalah salah satu paru-paru bumi sebagai penghasil oksigen terbesar namun sekarang  hutan yang gersang sebagai sarana bencana banjir lebih menyedihkan nya lagi bukan hanya mengambil keuntungan dari hasil hutan banyak  para penguasa dalam bidang industrialisasi menggunakan lahan hutan sebagai pusat industrialisasi penghasil bahan baku dan tersier sehingga banyak lahan hutan diberbagai negara mengalami penyusutan. Penyusutan lahan ini juga salah satu akibat dari perhatian para investor yang ingin mendirikan hotel pada lahan perkebunan atau sekitaran daerah pedesaan yang masih memiliki sumber mata air . mereka mengeruk sumber mata air dari hutan dan hanya untuk kepentingan hotelnya saja sehingga masyarakat yag hidup di sekitar nya merasakan kekurangan air dan tidak bisa mengimbangi reboisasi maka dampak-dampak yang ditimbulkan bukan hanya mencakup kerusakan lingkungan saja namun juga pencemaran tanah, udara dan air. Dapatkah kita bayangkan hutan yang seharus nya tempat tinggal hewan-hewan liar dan sebagai sarana kepentingan banyak orang dalam kehidupan sehari-hari harus berubah fungsi sebagai sarana kepentingan manusia yang akhir nya merugikan banyak pihak. Sekarang masyarakat yang biasanya mendapat penghasilan dari hutan yaitu penghasil rotan kini tetap berada di bawah kemiskinan bahkan  yang menjadi imbas  penyebab perubahan iklim yang drastis bagi kota-kota besar dalam negara ini adalah akibat dari rusaknya hutan. Dilihat dari sektor lain lebih memungkinkan bahwa terganggu nya kelangsungan hidup manusia kini dirasakan oleh masyarakat global dari emisi  gas rumah kaca sebenarnya sangatlah dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari dalam bidang pertanian namun perubahan nya dimulai dari semakin banyaknya kegiatan manusia yang memakai rumah kaca sebagai modenisasi model rumah maka semakin banyak nya gas bumi yang terpantul inilah yang semakin tidak baik bagi bumi. Di negara-negara besar biasa nya banyak memakai rumah kaca sebagai model sebuah rumah bahkan dinegara kita sendiri menggunakan model rumah kaca sehingga inilah menimbulkan peningkatan karbon dioksida dan meningkatnya panas bumi maka radiasi dari efek rumah kaca menigkatkan panas bumi dan mempercepat iklim bumi serta mengancam kelangsungan hidup bersama dibumi. kita bisa melihat  namun siapa yang bertanggung jawab akan keadaan seperti ini, dengan keadaan seperti ini belum ada satupun atau negara besar dan kuat sekalipun yang dapat  menjamin dan mengendalikan dampak perusakan lingkungan akibat penguasaan industrialisasi  yang salah .
     Dengan demikian dimana kita dapat menemukan titik yang menunjukkan, bahwa di dalam TANTANGAN JAMAN yang semakin besar ini, Kita dapat merasakan perkembangan jaman ,ilmu teknologi, modernisasi ,dan industrialisasi yang kerap membawa masyarakat didunia ini benar-benar merasakan kebaikan dari perkembangan jaman ini. Merasakan bahwa selain untuk memajukan perkembangan teknologi dan kenyamanan dalam kehidupan ini tanpa harus mengorbankan kehidupan sesama kita manusia namun dapat memberi kenyamanan bagi kehidupan bersama bahwasanya bukan hanya mendukung perkembangan sebuah negara untuk membenahi perekonomian nya. Tapi apakah Mungkin dengan pembangunan yang direncanakan oleh pemerintah dengan proses industrialisasi yang sedemikian rupa dapat memastikan hal bahwa  kita telah merasakan  kemakmuran dinegara ini sudah dapat dinikmati ,? Apakah jumlah rakyat miskin diseluruh dunia sudah terbenahi atau malah sebaliknya ??
Setidak nya dapatkah kita merasakan ketentraman dan kedamaian ??
atau justru dunia ini terlihat semakin keras dan menyedihkan ?? 

Dan apakah kita bisa mengelakkan diri dari perusakan lingkungan itu sendiri ditengah-tengah perkembangan jaman yang menuntut kita untuk melakukan lebih dari faktor-faktor penunjang kehidupan manusia dibumi ini. TIDAK ADA YANG BISA MENJAMIN BAHWA KITA DAPAT MENGELAKKAN DIRI DARI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG DAPAT MENGANCAM KELANGSUNGAN MANUSIA DI BUMI INI.
     Dalam keadaan seperti  ini dimana kita dapat menemukan panggilan dari dalam diri kita ,darimana kita dapat menyadari dan menumbuhkan rasa nasionalisme kita sebagai manusia yang memiliki keyakinan dan rasa cinta akan bumi ini. Semua orang memiliki landasan yang penting dalam menjalankan hidup nya yaitu kepercayaan yang ia yakini ,setiap orang yang memiliki keyakinan wajib memelihara iman nya dalam kehidupan nya sehari-hari. semua orang memiliki keyakinan yang berbeda-beda namun ada yang dapat menyatukan segala nya agar tercipta nya kenyamanan dan ketentraman disebuah negara. Dinegara kita indonesia  dimana negara juga memiliki landasan untuk menjalankan fungsinya utuk menjalankan pembangunan nasional. Di dalam dasar negara kita tepat nya pada sila pertama bahwa “ketuhanan yang maha esa“ merupakan landasan negara ini dalam kehidupan BERAGAMA  atau causa prima (yaitu bahwa segala sesuatu nya itu berasal dari tuhan dan kita patut menjunjung tinggi apa yang telah kita terima dari tuhan) merupakan sarana yang memiliki peranan terpenting sebagai landasan moral dan etika dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bahagia, terwujudnya masyarakat Indonesia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cinta tanah air, berkesadaran hukum dan lingkungan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi serta berdisiplin inilah yang dijunjung tinggi negara kita dalam setiap sila pancasila sebagai dasar negara  oleh negara kita untuk mewujudkan kehidupan beragama ditengah arus global yang semakin menantang. Karena ditengah arus global yang dialami manusia, membina hubungan antar umat beragama dalam menjalin kerjasama dengan mereka yang berbeda agama didalam ketuhanan yang maha esa. Dengan ada nya suatu hubungan antar umat beragama kita dapat mengembangkan hubungan kita dengan antar sesama manusia tanpa harus memaksakan kehendak dan keyakinan kita terhadap orang lain serta kebebasan setiap orang dalam menjalankan ibadahnya. Perasaan saling menghargai dan menghormati antar sesama akan saling menjamin bahwa dalam tantangan zaman yang semakin besar ini kita masih bisa menjaga hubungan baik dengan sesama tanpa harus mengorbankan rasa ketidak puasan kita karena sikap saling menghargai antar sesama sudah cukup untuk mensyukuri apa yang kita dapatkan 

     Karena  Secara garis besar masyarakat adalah objek nyata dan  lingkungan adalah subjek utama dalam menjalankan kedua sarana kehidupan masyarakat ,inilah mengapa manusia sangat membutuhkan kesadaran diri. Agar kita mampu membatasi diri ,membatasi diri atas keinginan daging atau keinginan duniawi dan ketidakpuasan. Seperti dalam alkitab yang menyatakan bahwa Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging,  mereka yang hidup menurut Roh  , memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut,  tetapi keinginan Roh adalah hidup   dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah. Keinginan ini adalah bahwa manusia memiliki nafsu akan hal-hal yang tidak mudah didapatkan nya bahkan mereka meminta lebih atas apa yang mereka miliki saaat ini. kadang kita tidak mensyukuri atas apa yang telah kita dapatkan bahkan meminta lebih inilah yang mengakibatkan bahwa rasa tidakpuasan manusia mempengaruhi pola hidup nya  sehinga dampak nya ialah tidak terkontrolnya keinginan manusia untuk menciptakan hal-hal baru dalam proses industrialisasi dan penguasaan teknologi. Nafsu manusia untuk menciptakan hal-hal baru ini menunjukkan bahwa didunia ini manusia adalah pengendali bumi dan manusia juga yang menjaga bumi. Tapi manusia sering sekali menyalahkan satu sama lain tentang kerusakan alam yang mengakibatkan bencana alam bagi mereka karena mereka sendiri sering tidak menyadari apa yang mereka lakukan telah menunjukkan ketidak sadaran mereka akan apa yang mereka lakukan pada dunia ini, dari hal kecil saja kita dapat melihat bahwa untuk membuang sampah saja kita masih membuang sampah sembarangan  dimana saja dan ketika bencana alam terjadi seperti hal nya banjir kita sering menyalahkan proses pembangunan yang terjadi kurang tepat. Lihatlah ketidaksaran ini akankah kita menjadi lebih baik ketika saling menyalahkan. Semua itu bisa kita atasi dengan  memulai nya dari diri kita sendri, karena setiap diri seseorang memiliki panggilan dalam diri nya agar dapat membenahi diri. Karena panggilan itu sendiri jauh lebih penting dari sekedar menciptakan dan menyalahkan
     Ditengah arus kehidupan ini alkitab mengajarkan dan menjadi pedoman kita agar kita tidak lepas dari ajaran nya , apa yang menjadi ajaran nya? Apa yang menjadi pedoman nya ? Meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antarumat beragama sehingga tercipta suasana kehidupan yang harmonis dan saling menghormati . keharmonisan antar umat beragama akan lebih menunjukkan bahwa bukan saja didalam sebuah negara ini kita dapat menjalin hubungan yang baik namun antar negarapun kita dapat menjalin hubungan kerjasama yang baik dalam memperbaiki BUMI , memelihara bumi , menjaga bumi. Bukan saja sebagai sarana pemenuhan kebutuhan kita tapi sebagai tempat dimana kita menjalankan perintah allah .( Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah (Ibrani 11:3) ).



الثلاثاء، 29 يناير 2013

huhuu back to jogja

ini hari terakhir disiantar ,,,hari terakhir dengan org2 yg paling kusayangi ,,,berat banget rasanya bsok pagi uda harus alik ke jogja,,,

  mungkin ini adalah awal pendewasaan yang baik ,,awal hari yang diinginkan seorang anak SMA yg dulu nya pengen ngerasa bebas ,,,namun skng menjadi harapan untuk masa depan ,,, i miss u mom

الأحد، 27 يناير 2013